Pengertian
memori (atau memory) komputer adalah
kemampuan untuk mempertahankan data dalam jangka waktu tertentu. Memori komputer
berguna untuk menyimpan dan mengirim data untuk diolah di processor. Dalam
sistem komputer terdapat dua macam memori, yakni memori tetap dan
memori sementara. Memori tetap
adalah sifat dari tempat penyimpanan data yang tidak akan hilang meskipun daya
listrik diputus. Sedangkan memori sementara adalah sifat dari tempat
penyimpanan data yang akan hilang jika daya listrik diputus. Memori
tetap mungkin disebut juga sebagai non-volatile memory. Sedangkan
memori sementara mungkin disebut sebagai volatile memory. Contoh memori
sementara adalah RAM. Sedangkan
contoh dari memori tetap adalah hardisk. Selain hardisk, CD dan DVD juga
termasuk dalam memori tetap karena keduanya dapat menyimpan data meskipun tidak
terhubung dengan arus listrik. Sedangkan pada RAM, data akan hilang begitu
listrik dimatikan. Saya belum mengkonfirmasi secara penuh dari contoh kasus
berikut ini, namun saya yakin kasus berikut ini adalah contoh yang sangat
simpel untuk menjelaskan perbedaan memori sementara dan memori
tetap. Jadi, anda perlu melakukan croschek dulu dengan pernyataan saya berikut
ini. Syukur2 kalau bisa mengkoreksi atau menambahi, heheh. Adapun contohnya
adalah sebagai berikut, misalnya kita sedang melakukan copy-paste ketika
mengetik. Ketika kita sedang melakukan copy dan sebelum kita sempat melakukan
‘paste’ tiba-tiba komputer mati, maka ketika kita menghidupkan komputer lagi,
kita tidak akan bisa untuk melakukan aktivitas ‘paste’ dari data yang
sebelumnya kita copy, karena data tersebut tersimpan dalam memori
sementara. Jadi dengan kata lain, data yang ada dalam memori sementara
tersebut akan hilang sepenuhnya, karena listrik padam. Sedangkan memori
tetap adalah apabila kita sempat melakukan penyimpanan dari apa yang kita ketik
ke dalam hardisk atau CD atau DVD. Data tersebut akan berada di sana, meskipun
kita sudah mematikan komputer kita. Dengan demikian, jelas perbedaan antara
memori tetap dan memori sementara. Dan saya harap anda juga paham mengenai pengertian memori
atau definisi memori yang telah kita ulas di atas.
Ada beberapa jenis memori yang ada
pada komputer dengan berbagai subtipe .Memori ini dikategorikan tergantung pada
tugasnya masing masing didalam sistem komputer. Namun, dalam artikel ini kita
akan bahas beberapa jenis memori komputer yang paling mendasar. Berikut
jenis-jenis memori komputer secara umum yang perlu kita ketahui.
1.
RAM
Ram komputer pada
motherboard
RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory yang
berfungsi untuk menyimpan data atau instruksi sementara.
Setiap perintah yang di berikan user pada komputer
terlebih dahulu akan di masukkan ke mmori RAM, kemudian processor yang berperan
sebagai inti akan mengeksekusi satu persatu secara random semua data yang
tersimpan di dalam RAM.
Karena sifat penyimpanannya yang sementara, maka
ketika anda mematikan komputer, semua data yang tersimpan di RAM akan hilang,
sebab itu penting untuk menyimpan pekerjaan yang tengah anda buat ke
penyimpanan permanen seperti hardisk sebelum komputer di restart atau di
matikan.
2.
ROM
Chip memori ROM
ROM adalah singkatan dari Read Only Memory yang dapat
bekerja ketika komputer dalam keadaan mati ataupun hidup. Isi dari ROM secara
default sudah di sediakan dari pabrik pembuat komputer dan tidak bisa di rubah.
Agar komputer berfungsi normal memori ini harus selalu
bekerja. ROM berbentuk sebuah sirkuit yang di tanamkan di dalam motherboard.
Memori ini menyimpan beberapa program penting untuk menjalankan komputer.
3.
Cache
Ilustrasi memori cache
Cache merupakan memori yang berfungsi seperti RAM,
bekerja lebih responsif. Pada umumnya cache di tempatkan di dalam cpu yang
digunakan untuk menyimpan instruksi sebelum di berikan ke memori utama. Adanya
cache akan mempermudah komputer menemukan informasi mengenai penyimpanan yang
lebih besar sehingga ekstraksi data bisa berjalan lebih cepat.
4.
USB Flashdisk
Memori flashdisk/usb
Flashdisk atau sering juga disebut usb merupakan
memori eksternal yang bersifat portable. Fungsinya sama dengan hardisk yaitu
sebagai tempat menyimpan data secara permanen.
Pengguna komputer banyak memanfaatkan flashdisk untuk
menyimpan berbagai data, karena bentuk fisiknya yang kecil, memori yang satu
ini seringkali dibawa pengguna kemana-mana.
5.
Hardisk
Hardisk internal
memori
Hardisk adalah salah satu perangkat keras komputer
yang di gunakan untuk menyimpan data secara permananen. Hardisk pada umumnya
memilki ukuran lebih besar dari flashdisk. Memori ini ada yang bersifat
eksternal hardisk dan internal hardisk.
Karena fungsi penyimpanannya yang permanent, hardisk
memiliki kapasitas besar seperti, hardisk dengan kapasitas 80 GB, 160 GB, 250
GB, 500 GB dan bahkan hingga ke ukuran 1 TB dan seterusnya.
Itulah beberapa jenis-jenis memori komputer
secara umum semoga bermanfaat. Silahkan tambahkan komentar jika
ingin menambahkan masukan atau pertanyaan seputar jenis-jenis memori komputer.





0 komentar:
Posting Komentar